Kylian Mbappe, Erling Haaland, serta Hukum Sakral di Ruangan Tukar Real Madrid

Posted on

Real Madrid bisa punya mimpi liar untuk memperoleh Kylian Mbappe serta Erling Braut Haaland sekaligus juga. Tetapi, mereka harus terlebih dulu mengatur permasalahan di ruangan tukar.

Mbappe serta Haaland adalah dua nama paling atas dalam perincian target Zinedine Zidane. Untuk sisi dari project tim hari esok Madrid, Zidane tahu dua pemain itu dapat jadi bintang baru Santiago Bernabeu.

Walau demikian, memperoleh kedua-duanya sekaligus juga jelas bukan masalah gampang, serta jelas mahal. Mbappe digadangkan jadi penerus Messi-Ronaldo, piala Piala Dunia telah melegitimasi potensinya.

Lalu ada Haaland yang disebut untuk asset paling panas di bursa transfer akan datang. Ia penyerang muda yang punyai hari esok cerah.

Kecuali rintangan external berbentuk nilai transfer itu, Madrid juga harus berususan dengan rintangan internal dalam team mereka. Apakah itu?

Baca sedetailnya berikut ini ya

Hukum Sakral di Madrid

Mencuplik Marca, satu hal yang dapat menghambat transfer Mbappe atau Haaland ialah hukum sakral di ruangan tukar Madrid sendiri. Hukum ini sempat menghambat kehadiran beberapa pemain teratas.

Pada session interviu paling baru, hukum sakral ini diterangkan langsung oleh Francesco Totti, legenda AS Roma yang demikian hampir masuk dengan Los Blancos. Waktu itu transfer Totti hampir ditandatangani, tetapi gagal sebab satu fakta.

Fakta itu ialah penampikan Florentino Perez pada keinginan upah Totti. Beritanya, waktu itu Totti siap geser dengan ketentuan jadi pemain dengan upah paling besar di Madrid, tetapi Perez menampik keras.

Waktu itu ada ketentuan tidak tercatat di Madrid yang memperjelas jika jangan ada pemain yang memperoleh upah semakin besar dibanding Raul Gonzalez.

Jadi Rintangan Mbappe-Haaland

Sekarang kondisinya sedikit tidak sama. Gareth Bale adalah pemain dengan upah paling besar di Madrid, semakin tinggi daripada si kapten Sergio Ramos.

Agar demikian, ketentuan yang sama bisa menghalangi transfer Mbappe serta Haaland. Keinginan upah yang begitu tinggi dapat membuat Madrid mundur.

Permasalahannya, harus Madrid memang seharusnya terjebak perang upah. Terdapat beberapa club besar yang membidik Mbappe-Haaland, selanjutnya mereka akan perang penawaran serta perang upah untuk memperoleh bibit paling baik sepak bola itu.

Sumber: Marca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *